Serunya Ngabuburit dan Berburu Takjil di CPI

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Ngabuburit menantikan buka puasa, sambil menikmati sunset di ikon baru Kota Makassar, Centre Point of Indonesia (CPI), sebuah rutinitas yang kini menjadi trend bagi masyarakat di Kota Makassar, selama Ramadan.

Selain gowes, kini ada alternatif pilihan bagi yang ingin ngabuburit di CPI. Bagi pencinta kuliner, momen Ramadan saatnya berburu kuliner di Sunset Q Ramadhan Creative Digital Bazaar, di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Di tempat ini sedikit berbeda dibanding tempat lain. Selain berburu kuliner, pengunjung juga bisa menikmati sunset, yang kabarnya menjadi salah satu yang terindah di dunia.

Hadirnya Sunset Q Ramadhan Creative Digital Bazaar, merupakan hasil kolaborasi antara Citraland City, Sahabat UMKM, Smart Entrepreneur Indonesia (SEI) dan  diorganized oleh The Winners 4.0. Acara ini ini berlangsung mulai 24 April 2021 hingga 2 Mei 2021.

Founder The Winner, Santonio mengatakan,  Sunset Q Ramadan Makassar hadir sebagai program yang dapat memperkenalkan produk atau jasa,  menjaring potensial customer, brand awareness, serta sarana promosi.

“Sunset Q Ramadan Creative Digital Bazaar” diikuti oleh peserta pameran multiproduk, 35 stand makanan dan minuman, serta 4 food truk,” urainya.

Ditambahkan Santonio, Sunset Q Ramadhan diselenggarakan dengan standart protokol kesehatan.  Seluruh pembayaran dilakukan dengan non tunai, yang disupport oleh Bank BNI dan Link Aja. Banyak penawaran diskon menarik dari kedua mitra pembayaran tersebut.

Sementara itu, Ketua Smart Entrepreneur Indonesia, Lili Nuryah mengatakan, di era new normal saat ini, persaingan bisnis yang semakin ketat, menuntut semua perusahaan baik barang maupun jasa, terus berinovasi dan berpromosi, agar dapar terus eksis di bidangnya masing-masing. 

“Perlu melakukan promosi, untuk memberikan bukti nyata bahwa produk atau karya kita memang berkualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :   Penyidik KPK Geledah Ruang Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel

Namun kata dia, masa pandemi saat ini sangat menyulitkan bagi semua perusahaan untuk melakukan promosi. Maka dari itu, event corporate harus bisa menciptakan event harus dilaksanakan sesuai dengan standar protokol kesehatan, salah satunya dengan melakukan transaksi pembayaran non tunai.

Nur Rachmat