Sasar Millenial, Universitas Terbuka Kini Lebih Fleksibel, Berkualitas dan Kekinian

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Dulu, ada kesan bahwa Universitas Terbuka (UT) sebagai kampus yang mahasiswanya didominasi oleh mereka yang sudah bekerja seperti guru, polisi pegawai dengan usia yang tergolong sudah lebih dewasa dibanding usia mahasiswa pada umumnya. Namun saat ini UT sudah bertransformasi dan mengalami kemajuan sangat pesat. Mahasiswanya pun saat ini lebih dari 50 persen merupakan mahasiswa millenial.

Menurut Direktur UPBJJ-UT Makassar, Drs. Hasanuddin M.Si saat berbincang ringan secara live di instagram Bisnis Sulawesi, tiga kata yang menggambarkan UT saat ini yakni fleksibel, berkualitas dan kekinian.

Fleksibel kata Hasanuddin, dalam hal ini siapa saja bisa kuliah di UT, perkuliahan bisa dilakukan kapan dan di mana saja. “Sesuai prinsip Universitas Terbuka, terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar di UT,” ujarnya.

Fleksibel inilah yang kemudian menjadikan mahasiswa UT lebih beragam dari sisi latar belakang aktifitas. Mulai guru, pilot, nelayan, PNS dan lainnya.

UT juga kini lebih berkualitas, sangat konsen dengan kualitas. Kualitas dan pelayanan pendidikan yang cukup memadai untuk metode pembelajaran jarak jauh.

UT menyiapkan layanan maksimal untuk mahasiswa. Mulai perpustakaan, radio UT, fasilitas olahraga dan banyak lagi fasilitas lain.

“Di UT ada sejumlah fakultas.. Salah satunya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang di dalamnya ada ilmu hukum. Prakteknya sama dengan pembelajaran tatap muka, begaimana menjalankan proses beracara di pengadilan,” jelasnya.

Kemudian kekinian, UT saat ini sudah berevolusi. Jika dulu UT mahasiswanya “senior-senior” saat ini di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, termasuk Makassar, lebih dari 50 persen mahasiswa UT adalah mahasiswa millenial. Karena menganggap inilah yang paling tepat untuk mereka.

“UT juga membuka perkuliahan seperti biasa, kalau memang mahasiswa menganggap kalau tidak tatap muka ya tidak kuliah. Kami pun menyelenggarakan seperti itu yang dinamakan tutorial tatap muka yang pertemuannya 8 kali pada hari sabtu atau minggu,” tambah Hasanuddin.

UT memiliki metode pembelajaran kekinian. Jika sekarang banuak universitas yang agak kebingungan dengan metode pembelajaran daring akibat pandemi Covid 19, UT menjadi salah satu yang paling siap menjalankan pembelajaran secara daring.

Saat ini lanjut Hasanuddin, UT juga mengembangkan klinik pendidikan. Ketika berkumpul 20 sampai 30 orang, bisa bertemu dosen secara live, itu bisa difasilitasi oleh UT. Segala macam fasilitas kekinian terus dikembangkan UT untuk meningkatkan kualitas mahasiswa.

“Jadi, itu tantangan terbesar kami. Bagaimana menggaet mahasiswa millenial yang sudah sangat familiar dengan gadget dan teknologi. Maka tepat dikatakan UT sebagai universitas yang cocok untuk millenial, belajar dengan cara kekinian. Yang terpenting dan perlu diketahui oleh semua kalangan, di Makassar ini universitas negeri itu tidak hanya Unhas, UNM dan UIN. UT juga merupakan universitas negeri, sehingga patut dijadikan pilihan,” tegasnya. Nur Rachmat