PLN Pastikan Pelaku Penindasan Bukan Pegawai PLN

POTO : ISTIMEWA

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – PLN memastikan pelaku perundungan atau bullying terhadap anak penjual jalangkote  di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang tersebar di media sosial, bukanlah Pegawai PLN.

“Sudah kami telusuri dan kami pastikan palaku perundungan tersebut bukanlah pegawai PLN” kata General Manager PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar, Ismail Deu.

Dirinya menambahkan, dari penelusuran di unit terkait, pelaku merupakan tenaga kontrak/outsourcing dari perusahaan yang menjadi mitra PLN yang ditugaskan sebagai operator telekomunikasi layanan gangguan PLN ULP Maros, Sulawesi Selatan.

Ismail juga menambahkan kejadian kemarin tidak ada sangkut pautnya dengan tugasnya sebagai tenaga kontrak/outsourcing PLN, itu murni urusan pribadi pelaku.

PLN kemudian meminta vendor memberi tindakan tegas kepada pelaku perundungan

“Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian ini, dan  memastikan bahwa PLN akan memberikan tindakan tegas kepada vendor yang mempekerjakan yang bersangkutan,” sebutnya.

Ia berharap dengan adanya kejadian ini seluruh pegawai PLN dan mitra kerja PLN untuk selalu menjaga sikap dan perilaku baik di area kantor maupun di luar lingkungan masyarakat serta tetap bekerja secara maksimal untuk menjaga pasokan listrik di tengah pandemi.