Perhotelan Mulai Menggeliat

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Industri perhotelan yang sempat mengalami guncangan hebat akibat pandemi Covid 19, kini mulai menggeliat. Kegiatan atau event yang digelar di hotel terus bertambah dan jumlah okupansi hotel juga terus meningkat.

“Kami akui pandemi Covid 19  telah menghamtam berbagai sektor bisnis di daerah kita. Tapi apakah kita harus jatuh, saya kira tidak boleh begitu. Kita pikul bersama, untuk bisa tetap survive di masa pandemi,” ujar Owner Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Andi Idris Manggabarani saat peringatan HUT ke-5 Four Points, Senin, (07/09).

Andi Idris berkeyakinan, apabila tetap berusaha, optimis, maka semuanya dapat dilalui dan pandemi bisa cepat berlalu. Untuk bangkit di masa pandemi, pelaku bisnis harus pandai berinovasi. Hotel Four Points by Sheraton Makassar kata dia juga melakukan itu. Sehingga, diusia lima tahun, hotel yang berada di Jalan Andi Djemma Makassar terus eksis, termasuk di saat pandemi Covid 19.

“Salah satu inovasi yang akan kami lakukan, membuka venue baru. Apa itu?, ya, akan menjadi kejutan awal tahun dari Four Points Makassar,” ungkapnya.

Four Points by Sheraton Makassar sempat mengalami penurunan di bulan April, Mei dan Juni sebagaimana dialami semua industri perhotelan.

Kini, perlahan mulai mengalami peningkatan sejak Juli 2020. “Okupansi di weekdays hampir 50 persen. Memang dominan tamu lokal. Pada weekend, malah di luar prediksi, okupansi mencapai lebih 50 persen,” sebut Ilham Putra, Assisten Digital Marketing Manager Four Points by Sheraton Makassar.

Tamu yang ingin menikmati kolam renang di lantai 9, tak perlu. Four Points membatasi hanya 30 orang untuk mencegah rantai penyebaran Covid 19.

“Setiap 1 jam kami akan mengganti pengunjung. Airnya pun kami kuras dan menggantinya dengan yang baru,” pungkas Ilosapaan akrabnya. Nur Rachmat, Gilang Ramadhan