PELNI Tak Jual Tiket Mudik Hingga 8 Juni 2020

POTO : ILUSTRASI/DOK. BISNIS SULAWESI

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro mengatakan manajemen telah memutuskan untuk tidak menjual tiket mudik kepada pelanggan hingga tanggal 8 Juni 2020.

“Berdasarkan aturan tersebut, sementara waktu kami mempersiapkan seluruh kapal penumpang kami untuk mengangkut muatan logistik. Manajemen akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan selaku regulator untuk mengatur pola trayek agar dapat berjalan secara maksimal,” jelasnya.

Menurut Yahya sekitar 50 persen kapal penumpang PELNI memiliki ruang yang dapat dimaksimalkan untuk mengangkut muatan kontainer, baik itu dry maupun reefer container, general cargo. Bahkan beberapa kapal mampu mengangkut kendaraan.

“PELNI sendiri memiliki komitmen untuk membantu pemenuhan kebutuhan logistik di seluruh wilayah di Indonesia, terutama Indonesia Timur sehingga dapat menjaga stabilitas kebutuhan barang di Indonesia,” tambah Yahya.

Selain itu, PELNI akan tetap mengoperasikan kapal perintis guna mengamomodir kebutuhan transportasi masyarakat yang berada di wilayah T3P yang ingin memenuhi kebutuhan pokok ataupun bekerja.

“Tentu sebelum melakukan kegiatan operasional, kami akan memeriksa kesehatan seluruh kru yang bertugas sesuai dengan prosedur yang ada. Kami akan pastikan semua kru dalam keadaan sehat dan memenuhi standar untuk melakukan pelayaran,” ungkap Yahya.