Optimis Sistem kelistrikan Kembali Normal, PLN Juga Serahkan Bantuan Rp 160 Juta di Luwu Utara

BISNISSULAWESI.COM, LUWU UTARA – Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Luwu Utara, Senin (13/7) malam, tak hanya berimbas pada sistem kelistrikan sejumlah pemukiman di bantaran sungai juga ikut terendam banjir bahkan sebagian hanyut terbawa arus sungai.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, membantu meringankan beban para korban, PLN memberikan bantuan, Rabu (15/7).

Bantuan diserahkan langsung Manager PLN UP3 Palopo, Alimuddin kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dengan total bantuan Rp 160 juta

Bantuan ini merupakan sinergi PLN di wilayah Sulawesi Selatan yakni, CSR UIW Sulselrabar  sebesar Rp 50 juta, YBM PLN UIW Sulselrabar, Rp 50 juta, YBM PLN UIKL Sulawesi Rp 50 juta dan YBM PLN UIP Sulbagsel Rp 10 juta

Alimuddin mengungkapkan PLN terus berupaya melakukan penormalan kembali pada sistem kelistrikan. Hingga Rabu kemarin  PLN telah melakukan recovery sebesar 84 persen untuk seluruh Gardu listrik yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut.

“PLN terus melakukan upaya penormalan kembali 100 persen agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan listrik pasca banjir, namun PLN juga perlu memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan tetap aman dengan melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu yang terkena dampak banjir,” ujar Alimuddin.

Hingga Kamis (15/7), PLN melakukan recovery sebesar 92 persen, pada pukul 19.00 WITA, dan berhasil dinyalakan kembali oleh PLN sebanyak 328 dari total 355 Gardu listrik yang dipadamkan akibat banjir bandang demi keselamatan.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian PLN terhadap warga korban banjir sera mengapresiasi kesigapan PLN dalam pemulihan sistem kelistrikan.

“Terimakasih atas support dan kesigapan PLN dalam progres pemulihan sistem kelistrikan pascabanjir. Semoga bantuan yang kami terima ini, bisa menjadi ladang pahala dan bermanfaat bagi korban banjir,” ujarnya.