Investasi Sulsel Terjun Bebas, Turun hingga 63 Persen 

Sektor kelistrikan, gas dan air menjadi jenis invetasi dengan nilai tertinggi kedua di Sulsel setelah pertambangan. POTO : ILUSTRASI / DOK. BISNIS SULAWESI

 

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Investasi Sulawesi Selatan Triwulan I/2020 alami penurunan signifikan dibandingkan periode sama pada 2019. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel mencatat realisasi investasi Sulsel triwulan I/2020 sebesar Rp 977 miliar. Angka tersebut mengalami penurunan hingga 63 persen dibandingkan realisasi investasi Triwulan I/2019 yang mencapai Rp 2,7 triliun.

Selain dampak pandemi Covid 19, sektor investasi Sulsel terjun bebas di awal tahun ini diakibatkan sejumlah faktor.

‘’Lesunya investasi Sulsel triwulan I/2020, salah satunyaakibat perubahan pada Online Single Subbmission (OSS) 1.0 ke OSS 1.1. Ini yang belum mampu terealisasi dengan baik,’’ ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan DPMPTSP Sulsel, Andi Isma

Isma menyebutkan, perubahan OSS 1.0 ke OSS 1.1 mengakibatkan pelaku usaha menemui kendala dalam penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM). Beberapa pelaku usaha yang menyampaikan LKPM, bahkan baru tercatat setelah batas akhir pelaporan triwulan I/2020, 10 April lalu. Sehingga, belum diverifikasi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Investasi memang menjadi salah satu sektor terdampak pandemi Covid 19. Pandemi membuat pelaku usaha ragu berinvestasi, juga menyebabkan tertundanya kegiatan pengendalian pelaksanaan penanaman modal secara langsung ke perusahaan.

‘’Beberapa pelaku usaha menunda untuk merealisasikan investasinya karena pandemi Covid 19,’’ kata Isma.

Sementara itu, untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), DPM-PTSP mencatat realisasi investasi Rp 509,8 miliar dan penanaman modal asing (PMA) realisasinya sebesar Rp 468 miliar. Capaian investasi saat ini baru mencapai 7 persen dari total target investasi Sulsel pada 2020 sebesar Rp 13,867 triliun.

Sektor pertambangan masih mendominasi dengan nilai investasi Rp 474 miliar, meningkat 48 persen dibandingkan periode sebelumnya. Selanjutnya sektor listrik, gas, dan air dengan nilai investasi Rp 392 miliar atau meningkat 40 persen dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga :   5 BRT Bantuan Kemenhub Belum Mengaspal, Kadishub Sulsel Tunggu Perintah Gubernur

‘’Untuk realisasi proyek, triwulan I/2020 ada 271 proyek dengan rincian PMDN 196 proyek dan PMA 75 proyek dengan serapan tenaga kerja 935 orang,’’ ungkap Isma.