Anniversary Ke-1 The Duck King Diskon 30 Persen All Menu

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Spesial Anniversary ke-1 Restoran The Duck King Makassar hadirkan promo diskon hingga 30% untuk seluruh menu makanan.

Hal itu disampaikan Group Marketing Manager, Sussy Suwarni saat konferensi pers di Restoran The Duck King .Berada di lobby utama lantai ground floor Trans Studio Mall (TSM) Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar,

“Spesial Anniversary, kami beri diskon untuk seluruh menu makanan tanpa terkecuali Ini akan menjadi momentum penting sebagai dasar untuk konsisten memberikan pelayanan yang terbaik dan memanjakan pecinta kuliner di kota Makassar” katanya.

The Duck King merupakan restoran Indonesia yang diadaptasi dari daerah Cantonese di Cina.Meski diadaptasi dari daerah Cantonese di Cina namun sajian masakannya tetap disesuaikan dengan lidah nusantara.
Sejumlah menu makanan yang disajikan di antaranya suki, dimsum, pangsit udang goreng mayonnaise, bebek panggang, ayam goreng dua rasa dan aneka sayuran.

Diskon 30% akan berlaku mulai 1 November- 30 Desember 2019 untuk hari Senin hingga Sabtu dengan minimum transaksi diatas Rp 500 ribu. “Jadi transaksi itu minimal Rp 500 ribu. Minggu dan hari libur nasional tidak berlaku promo 30%,” jelasnya.

Beberapa keunggulan dari The Duck King yakni makanannya dijamin halal 100%, tanpa micin, dan seluruhnya sajiannya diolah langsung chefnya.
“Mulai dari suki itu buatan chef, begitu juga dengan mayonnaise dan menu lainnya resep langsung chef,” jelasnya.

Selain itu menu unggulan yang dimiliki yakni bebek panggang di balut dengan 18 bumbu rahasia yang ditawarkan mulai Rp 128 ribu.
Juga menu sukinya memiliki menu kuah yang hanya dapat dinikmati hanya di The Duck King.

“Kuah kami berbeda karena suki pada umumnya menggunakan kuah bening. Namun di The Duck King menggunakan kuah dengan 3 varian rasa yakni kuah kelapa ayam, tom yan dan sup tomat,” katanya.

Sebagaiinformasi The Duck King mulai mengoperasikan outletnya tepat pada tanggal 11 November 2018.”Pembukaan outlet ini merupakan jawaban atas begitu banyaknya permintaan ekspansi ke wilayah timur Indonesia pada saat itu,” jelasnya.