2020, Tahun Kebangkitan Investor PM, Millenials Mendominasi

BISNISSULAWESI.COM, MAKASSAR – Tahun 2020, disebut-sebut sebagai tahun kebangkitan jumlah investor Pasar Modal (PM). Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 19 November 2020 menyebutkan total jumlah investor sebanyak 3,53 juta Single Investor Identification (SID) atau naik 42,19% dibandingkan jumlah investor pasar modal tahun 2019 sebanyak 2,48 juta akun atau SID.

Dari jumlah tersebut, dilihat dari demografi usia, komposisi investor pasar modal dari kalangan milenial atau usia di bawah 30 tahun terlihat mendominasi yakni mencapai 49,40% dengan dana kelolaan Rp 17,61 triliun. Meningkat sebesar 44,65% dibanding tahun 2019, Rp 12,33 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Makassar, Fahmin Amirullah. POTO : DOC. BISNISSULAWESI.COM

Selebihnya usia 31–40 tahun (23,85%) dengan dana kelolaan Rp 43,17 triliun, usia 41–50 (14,32%) dengan dana kelolaan Rp85,66 triliun, usia 51– 60 (8,32 persen) dengan dana kelolaan Rp 107,88 triliun dan investor lanjut usia, di atas 60 tahun (4,12%) dengan dana kelolaan mencapai Rp 259,04 triliun.

Sementara itu, jumlah investor reksa dana per 19 November 2020 mencapai 2,83 juta atau naik 59,32% dibanding data 2019 sebanyak 1,77 juta.

Jumlah investor C-BEST mencapai 1,50 juta atau naik  36,13% dibanding 2019 sebanyak 1,10 juta. Investor surat berharga negara mencapai 448, 15 ribu atau naik 41,70% dibanding 2019, sebanyak 316,26

Bagaimana di Sulawesi Selatan?

“Sulsel juga pertumbuhannya (Investor pasar modal, red) sangat bagus. Termasuk nilai transaksinya juga tumbuh signifikan,” ujar Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Makassar, Fahmin Amirullah kepada Bisnis Sulawesi, Rabu (02/12).

Dikatakan Fahmin, per Oktober 2020, jumlah Sub Rekening Efek (SRE) mencapai 29.420 dan SID sebanyak 24.656 dengan total nilai transaksi Rp 1,59 triliun.

“Data ini khusus investor saham. Belum termasuk instrumen lain seperti reksadana dan obligasi,” ujarnya. ***

Baca Juga :   PAUD Makassar Ingin Disempurnakan, PKK Kota Makassar Study Tiru ke Tangerang