Sekarang Belanja di Pasar Pabaeng-Baeng Bisa Pakai LinkAja

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Program digitalisasi pasar rakyat merupakan langkah penting yang harus terus dilakukan, dalam rangka menjaga daya saing pasar, mengingat perkembangan bisnis perdagangan daring yang semakin tumbuh pesat di tanah air.

Sebagai inklusi keuangan, LinkAja sebagai uang elektronik nasional, menjadikan pasar tradisional sebagai salah satu program prioritas utama. Setelah sebelumnya hadir di beberapa pasar tradisional di berbagai wilayah Indonesia, kini LinkAja hadir memudahkan transaksi di pasar Pabaeng-Baeng, melalui pembayaran non tunai.

Digitalisasi transaksi di pasar Pabaeng-Baeng, dilakukan terhadap 124 pedagang pasar. Ini bekerjasama dengan pemerintah kota Makassar, BRI, PD Pasar Kota Makassar dan Dinas Komunikasi dan informasi Kota Makassar.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman mengenai peningkatan potensi ekonomi daerah Kota Makassar, antara Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, dan Direktur Operasional LinkAja Haryati Lawidjaja, Selasa (3/12/2019).

Dalam sambutannya Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, apa yang dilakukan kali ini merupakan terobosan baru. Pembayaran digital yang harus didukung sepenuhnya. Apalagi merupakan prakarsa dari perusahaan BUMN.

“Biasanya transaksi di pasar tradisional, menggunakan cara tradisional, uang cash. Kini di pasar Pabaeng-Baeng sudah bisa belanja menggunakan cara digital LinkAja,” tuturnya.

Sementara, Direktur Operasional LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan, upaya digitalisasi di pasar Pabaeng-Baeng, diharapkan dapat memperkuat ekosistem non tunai yang telah diterapkan di Kota Makassar. Diantaranya merchant lokal, transportasi publik, universitas, kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan.

Nur Rachmat