GrabBike Berikan Dukungan bagi Para Pejuang #AntiNgaret

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Siapa yang tak kenal dengan istilah ‘ngaret’? Ya, ngaret sudah menjadi sesuatu yang sangat familiar didengar, lewat telinga masyarakat Indonesia. Ngaret berasal dari kata dasar ‘karet’ yang digunakan oleh kalangan anak muda, untuk menggambarkan sesuatu yang ‘molor’ dari waktu yang telah direncanakan. Istilah ini memang sering dipakai dalam menggambarkan seseorang yang tidak tepat waktu.

Sayangnya, ngaret kerap dikaitkan sebagai budaya yang begitu melekat dengan orang Indonesia. Budaya tersebut menciptakan kebiasaan di mana banyak orang merasa terlalu nyaman dalam mengulur waktu, dan hal ini menyebabkan berkurangnya produktivitas.

Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia dan menjadi pendukung bagi para pejuang #AntiNgaret, layanan transportasi roda dua milik Grab, GrabBike menghadirkan kampanye #AntiNgaret di 8 kota besar di Indonesia, salah satunya Makassar.

General Manager Marketing Grab Indonesia, Daniel Van Leeuwen menegaskan, meski ngaret telah menjadi kebiasaan yang tidak bisa dihindarkan oleh masyarakat Indonesia, sebagian besar orang justru tak ingin terjebak dalam kebiasaan terus-terusan mengulur waktu. Mereka yang oleh Grab disebut sebagai pejuang #AntiNgaret ini selalu berusaha semaksimal mungkin agar bisa mencapai tujuan dengan on time.

Karenanya, Grab menjadikan GrabBike sebagai armada pendukung untuk mereka yang terus mengejar berbagai hal yang berarti, tentunya dengan ketepatan waktu penjemputan. Dengan jumlah armada yang memadai serta informasi mengenai estimasi waktu kedatangan mitra pengemudi saat memesan, pengguna dapat tiba di tujuan dengan lebih cepat.

Sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pejuang #AntiNgaret, Grab menawarkan lima kemudahan dari GrabBike, agar pelanggan dapat lebih memaksimalkan waktu mereka, dan mendapatkan armada GrabBike lebih cepat. Lima kemudahan tersebut yakni Grab punya 5 juta titik jemput untuk penjemputan lebih akurat. Grab memiliki tim pemetaan khusus, yang bertugas mengidentifikasi dan menciptakan titik penjemputan baru di berbagai lokasi di Indonesia.

Kemudian, venues untuk mendapatkan panduan visual menuju titik jemput terdekat. Guna memudahkan penumpang menuju lokasi jemput, Grab menghadirkan fitur Venues dalam aplikasi Grab.

Selain itu, Grab punya “Alamat Tersimpan” untuk pemesanan lebih cepat. Penumpang dapat mendaftarkan atau menyimpan berbagai tempat yang sering mereka kunjungi pada aplikasi Grab. Penumpang bisa memilih alamat lengkap serta titik jemput untuk disimpan pada aplikasi.

Dan kemudahan yang terakhir adalah Layanan GrabNow untuk kecepatan mendapatkan pengemudi. Layanan ini memampukan penumpang untuk mendapatkan mitra pengemudi yang ada di dekat mereka. Sangat cocok digunakan ketika melakukan pemesanan di terminal atau stasiun dengan banyak armada GrabBike, yang siap mengambil pesanan.

Nur Rachmat