Bagaimana Tubuh Tetap Ideal Jelang Lebaran?

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Saat Ramadan tiba, biasanya kita sering mendapatkan banyak undangan untuk menghadiri sebuah acara, baik itu acara berbuka puasa bersama, reunian, sampai ke sahur bersama. Hal ini tentu akan sulit ditolak, apalagi kalau yang mengundang itu pimpinan, mitra kerja, atau sahabat saat sekolah dulu.

Banyaknya undangan acara tersebut, terkadang membuat lupa diri untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Alhasil, saat menyambut Idul Fitri (lebaran), akan susah mencari pakaian, untuk tampil cantik di hari yangf istimewa tersebut.

Makanya,  House of Beauty menghadirkan solusi untuk tetap tampil cantik dan langsing saat lebaran nanti, meskipun tetap harus menghadiri berbagai macam acara. “Kami menghadirkan program baru yang namanya Body Slimming Express, agar badan tetap terlihat ideal,” ujar dr Cathrine Meryana Wijaya, owner House of Beauty.

Dengan program ini, kaum hawa tetap dapat tampil cantik dengan tubuh ideal, karena akan mendapatkan tiga jenis terapi, yakni pembekuan, pemanasan dan injeksi,  untuk mengurangi lemak para tubuh.

“Harganya mulai dari Rp 1,5 juta per-terapi. Tapi bila ingin lebih murah,  mengambil paket 10 kali free 3 kali perawatan. Setiap orang akan di ukur dulu berat badannya, sebelum di tentukan berapa kali terapi yang di butuhkan,” jelas dr Chaterine.

Meskipun menjalankan terapi Body Slimming Express, disarankan untuk teta mengontrol pola makan, dengan mengganti makanan yang berkalori, berlemak dan ber-karbohidrat, dengan yang berprotein.

Selain itu, ada juga program terapi lainnya yang dinamakan Bars. Ini merupakan terapi untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan. Metode ini dilakukan selama 45 menit, untuk mendapatkan tubuh dan pikiran rileks kembali, hanya dengan sentuhan.

“Caranya cukup simpel, dengan menyentuh titik tertentu sekitar permukaan wajah dimulai dari bagian telinga hingga atas kepala tetapi memberikan efek yang cukup besar. Biaya yang di keluarkan untuk sekali terapi ini Rp 500 Ribu,” ungkap Dr Chaterine.

Nur Rachmat