Pertamina Goes to Campus 2019, Bekali Mahasiswa Sulsel Sambut Revolusi Industri 4.0

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Mengutip Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri bulan November 2018 lalu, bahwa International Labour Organization (ILO) memprediksi sekitar 56 persen masyarakat di seluruh dunia, akan kehilangan beberapa jenis pekerjaan karena teknologi.

Hal ini tidak terlepas dari tantangan baru di era revolusi industri 4.0, yang mempunyai ciri otomasi dan ekonomi digital, era disrupsi teknologi, berbasis Cyber Physical System dan robot artificial Intelegency (AI).

Menghadapi dinamika yang terjadi saat ini, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, bekerja sama dengan Direktorat Alumni dan Penyiapan Karir Universitas Hasanuddin (DAPK Unhas) dalam rangka mempersiapkan mahasiswa di Sulawesi Selatan, menyambut era revolusi industri 4.0.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi, Hatim Iwan mengatakan, event ini, merupakan event perdana di tahun 2019.  Terakhir menggelar event Goes to Campus akhir 2014 oleh Pertamina pusat. “Alhamdulillah, tahun ini Pertamina MOR VII dapat menyelenggarakan sendiri event ini,” tambahnya.

Hatim menjelaskan beberapa hal penting, diantaranya, proses bisnis migas dan bisnis Pertamina, termasuk menjelaskan produk-produk Pertamina. Seperti halnya industri lapangan pekerjaan itu, sudah sangat berbeda, tantangannya luar biasa dan sangat berat.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin, Arsunan Arsin dalam pembukaannya menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani sinergi BUMN dengan perguruan tinggi, yang memiliki sumber daya professional. “Civitas akademika juga harus paham peran strategis BUMN tentang kondisi perekonomian nasional,”  tuturnya.

Perguruan tinggi dihadapkan pada situasi yang selalu mengikuti perkembangan trend revolusi 4.0, dan menyesuaikan dengan tantangan dunia saat ini. Oleh karena itu, peran sebuah perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang mampu memiliki daya saing tinggi.

Sehingga dapat memberikan pemahaman kepada civitas akademika, tentang kondisi perekonomian, dan peran strategis BUMN dalam pembangunan nasional.

Pjs. General Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Isfahani menerangkan, antusiasme mahasiswa dalam program ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 1.500 pendaftar dari berbagai Universitas di Sulawesi Selatan.

“Selain sosialisasi product knowledge Pertamina, kita juga mempersiapkan Mahasiswa untuk menyambut Revolusi Industri 4.0, melalui program sharing session karir dan rekrutmen oleh Human Capital Pertamina, serta sosialisasi program kemitraan untuk youngpreneur oleh HIPMI didukung fungsi CSR Pertamina,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini Pertamina berharap peserta yang terdiri dari mahasiswa di Sulsel, mendapatkan pemahaman terkait Pertamina secara komprehensif, bangga untuk Move On  menggunakan BBM dan LPG Non Subsidi, dan menginspirasi mahasiswa untuk menjadi calon-calon ecopreneur dan sociopreneur di usia muda, yang siap menyambut era revolusi industri 4.0.

Nur Rachmat