Dividen PDAM Kota Makassar 2019 Turun Rp 10 Miliar

BISNIS SULAWESI, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menargetkan dividen tahun 2019 sebesar Rp20 miliar. Jumlah ini turun dari dividen tahun sebelumnya yang mencapai Rp 30 miliar.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo saat hadir menjadi narasumber pada kegiatan rutin Coffee Morning Humas Pemkot Makassar, Rabu (201/3/2019).

Ia mengatakan, dividen PDAM Kota Makassar pada tahun ini akan mengalami penurunan kurang lebih Rp10 miliar.

“Kurang lebih dividen kita 2019 ini sebesar Rp20 miliar kita setor nanti. Kalau lebih, itu kan tidak ada masalah. Biasanya kita setor itu Rp30 miliar ke atas,” sebut Haris.

Harus menuturkan, penurunan dividen tersebut disebabkan adanya persiapan dana cadangan untuk investasi 2019, bukan karena adanya penurunan pendapatan.

“Itu turun karena untuk penambahan investasi 2019 saja. Karena kan kita mau tingkatkan instalasi pengolahan air (IPA). Jadi bukan karena pendapatan yang turun tapi karena investasi sehingga dividennya itu turun,” lanjutnya.

Meski dividen turun, Haris mengaku PDAM Kota Makassar tetap akan memperhatikan kualitas mutu air bersihnya.

Ia mengatakan, air PDAM Kota Makassar tidak akan dikeluarkan jika tak memenuhi standar dari Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

“Kalau mutu, kualitas air bersih kita itu oke. Karena air tidak bisa keluar dari instalasi kalau tidak sesuai standar Permenkes. Kita tidak produksi kalau tidak sesuai standar Permenkes. Kita ada standarnya dan itu selalu diuji oleh Dinas Kesehatan,” tandas Haris.

Syamsi Nur Fadhila